PAREPARE– Komisi II DPRD Kota Parepare yang membidangi pendidikan dan kesehatan melakukan kunjungan kerja ke RS dr. Hasri Ainun Habibie, Selasa, 21 Oktober 2025.
Kunjungan ini bertujuan menyikapi berbagai isu yang berkembang di masyarakat, termasuk layanan kesehatan dan keberadaan Ainun Mart di lingkungan rumah sakit.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua II DPRD Parepare sekaligus Koordinator Komisi II, Muh. Yusuf Lapanna, bersama Ketua Komisi II Parman Agoes Mante, serta jajaran komisi II, Sappe, Musdalifah Pawe, Asmawati, dan Indriasari Husni.
Kedatangan mereka diterima langsung Direktur RS Hasri Ainun Habibie Kota Parepare, dr. Mahyuddin, beserta jajaran dan Dewan Pengawas (Dewas) Rumah Sakit, Mustafa A Mappangara.
Sebelum menggelar pertemuan, Komisi II meninjau sejumlah fasilitas, termasuk Ainun Mart di lobi utama dan lokasi UMKM di belakang rumah sakit. Usai memantau pelaku UMKM, rombongan Komisi II bersama jajaran direksi dan manajemen rumah sakit melakukan pertemuan di ruangan pertemuan di lantai tiga.
Di hadapan rombongan para wakil rakyat itu, Direktur RS dr Hasri Ainun Habibie memaparkan perjalanan keberadaan rumah sakit di awal beroperasi yang minim dengan fasilitas, dan keterbatasan kunjungan pasien.
Ia menjelaskan bahwa banyak hal yang akan disampaikan, selain yang bersentuhan langsung dengan pelayanan Kesehatan. Termasuk, keberadaan Ainun Mart dan pelaku UMKM di belakang rumah sakit.
“Rumah sakit ini, sudah berjalan empat tahun sejak beroperasi pada tanggal 13 Juli 2021. Sarana dan prasarana terbatas, dan kunjungan pasien masih minim. Tetapi karena sinergitas dengan legislatif,
kunjungan pasien baik rawat jalan maupun rawat inap cukup besar sehingga memang dibutuhkan ruang baru,” jelasnya.
Ia juga menyebut sebanyak 214 ruangan di rumah sakit ini, sangat memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Berbicara statistik yang dirawat itu banyak dari luar Parepare. Namun, bukan disitu. Tetapi kebermanfaatannya ke pelayanan masyarakat, khususnya di sektor kesehatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Parepare, Muh. Yusuf Lapanna yang juga Koordinator Komisi II mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Ainun Mart memberikan kontribusi positif bagi rumah sakit tanpa mengganggu pelaku UMKM,” ujar Yusuf Lapanna.
Ia juga menekankan pentingnya keberadaan UMKM sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat dan berharap distribusi lokasi usaha di rumah sakit dapat terus bersinergi.
“Kunjungan kita ini terkait kehadiran Ainun Mart. Tadi kita berkesemapatan melihat langsung Ainun Mart dan pelaku UMKM di belakang rumah sakit,” kata legislator Gerindra ini.
DPRD, kata Yusuf, keberadaan Ainun Mart memberikan kontribusi pendapatan bagi rumah sakit dan tidak bersampak terhadap pelaku UMKM di area rumah sakit itu sendiri.






