Lebaran Idul Fitri, Akbar Ali Beri Kesempatan ASN Kumpul Bersama Keluarga, Tak Wajib Hadiri Open House

Parepare_info. Parepare — Penjabat Wali Kota Parepare, Akbar Ali memberikan kesempatan kepada para ASN lingkup Pemerintah Kota Parepare untuk kumpul bersama keluarga merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah tahun 2024.

Meski ada agenda rutin berupa open house atau halal bihalal Pemkot Parepare di Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, usai pelaksanaan Salat Idul Fitri, Rabu (10/4/2024), namun Akbar Ali tidak mewajibkan ASN untuk hadir.

Tidak wajib hadiri open house. Karena pasti banyak tamu di rumah saat lebaran, ada keluarga yang datang, ada juga yang mudik, jadi silakan kumpul bersama keluarga di momen lebaran ini. Jangan khawatir, tidak ada nonjob karena tidak hadir di Rujab (open house),” tegas Akbar Ali saat membuka rapat Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pembangunan Triwulan I 2024 di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Jumat (5/4/2024).

Dia pun membolehkan para ASN yang ingin mudik menggunakan kendaraan dinas (Randis). “Silakan gunakan kendaraan dinas, itu sudah dirental per tahun sayang kalau tidak digunakan. Daripada harus rental mobil lagi untuk mudik, mungkin sekarang sudah habis, pakai saja mobil dinas karena itu sudah dibayar. Tapi tolong dijaga dan dirawat dengan baik seperti milik sendiri,” pesan Akbar Ali. 

Akbar Ali menegaskan, siapa pun ASN yang ingin mudik keluar daerah dipersilakan asal kembali masuk kerja pada hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran dan cuti bersama. “Setelah pertemuan ini silakan ambil semua mobilnya untuk mudik pulang kampung. Saya tidak mudik, tetap di Parepare lebaran. Saya dan Pak Sekda jaga gawang di Parepare,” tegas Akbar Ali. 

Kepala Dinas Kominfo Parepare, M Anwar Amir secara terpisah menambahkan, terkait kendaraan dinas sudah ditegaskan oleh Pj Wali Kota bahwa boleh digunakan karena sifatnya mobil rental yang baik dipakai maupun tidak dipakai tidak menambah beban anggaran, karena sudah disewa selama setahun. “Jadi sebaiknya dimanfaatkan untuk kegiatan silaturahmi. Dan yang dibolehkan ini mobil dinas yang disewa, bukan mobil dinas aset Pemda,” tandas Anwar.